Bagi orang awam, kata “seni grafis” mungkin terdengar sebagai sesuatu yang tak jauh beda dari desain grafis seperti menggambar dan semacamnya. Namun, sebenarnya kata “seni grafis” dalam Bahasa Indonesia adalah terjemahan dari kata Bahasa Inggris “printmaking”, yaitu proses membuat gambar atau desain dengan mencetak media (umumnya kertas) menggunakan permukaan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Karya seni grafis bersifat reproduktif, yaitu dapat dicetak berulang kali. Meskipun begitu, hasil cetak dalam seni grafis dapat dianggap sebagai karya seni yang orisinil, karena terdapat bentuk autentisitas dari sebuah karya yang terletak pada acuan cetaknya yang dapat menampilkan ekspresi dari senimannya.

 

Adalah sesuatu yang sulit untuk menentukan dari mana kegiatan mencetak sebagai seni berawal. Namun, cukil kayu (woodcut) pada kertas yang pertama diproduksi secara massal adalah kartu remi. Sedangkan karya cukil kayu pertama yang tertanggal berasal dari tahun 1418, yaitu “Madonna with Four Virgin Saints in a Garden”. Sedangkan untuk cukil pada permukaan logam (metalcut) mempunyai perkembangan tersendiri dari seni mengukir yang dilakukan oleh para pandai besi dan pengrajin emas yang merupakan pengrajin profesional dan mempraktikkan sebuah keahlian dan tradisi yang sudah lama dihormati, dimana para pengrajin tadi menjadi seniman dengan sendirinya.

 

Seni cukil sudah dikenal di Indonesia sejak masa perjuangan kemerdekaan. Pada masa itu, poster-poster dan pamflet propaganda diproduksi secara massal menggunakan media cukil kayu. Salah satu contoh yang mungkin paling terkenal adalah poster karya Affandi yang bertuliskan “Boeng, ajo boeng!”. Meskipun adanya kemajuan teknologi canggih, teknik cukil masih digunakan hingga saat ini terutama oleh sebagian seniman karena efek estetiknya yang tidak dapat dicapai melalui teknologi tinggi. Selain itu, teknik ini lebih ekonomis dalam keadaan tidak tersedianya peralatan canggih untuk kebutuhan melipatgandakan suatu gambar secara massal.

Gambar 1: “Madonna with Four Virgin Saints in a Garden”
Gambar 2: Poster “Boeng, ajo boeing!” karya Affandi

 

 

Sumber:

https://www.macmillandictionary.com/dictionary/british/printmaking

https://www.britannica.com/art/printmaking/History-of-printmaking

https://dkv.binus.ac.id/

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here